Jambi – Gubernur jambi H. Fahrori Umar pastikan dirinya hadir dalam musyawarah besar (mubes) Forum Honorer di tingkat Provinsi Jambi nanti.
Pihaknya sudah berkoordinasi Dalam pertemuan bersama Gubernur Jambi H. Fachrori Umar di kantor Gubernur Jambi , Minggu, 7/10/2020, Kemarin.
Pertemuan berlangsung hangat, Ketua AHN Elyaden, S.Pd yang juga sebagai ketua panpel Mubes melaporkan kepada Gubernur bahwa telah dilaksanakan rapat pembentukan panpel Mubes forum honorer tingkat provinsi Jambi bertempat di Aula Mess Tanjab Barat Kota Baru Jambi.
Dalam laporannya kepada Gubernu Jambi disepakati disepakati bersama bahwa Musyawarah Besar pertama Forum Honorer Provinsi Jambi diselenggarakan pada hari Sabtu minggu tanggal 26-27 September 2020 mendatang, yang bertempat di Green House Hotel Kota Baru Jambi.
Ketum FHT Hendra Novariadi, S. Kom mengucapkan terima kasih tak terhingga atas kepedulian dan perhatian Bapak Gubernur Jambi dengan nasib dan masa depan honorer yg ada diseluruh kab/kota dalam prov jambi. Mubes ini momentum bersatunya seluruh tenaga honorer seprovinsi Jambi untuk merumuskan aspirasi, ide dan gagasannya demi terwujudnya kebijakan pemerintah kab/kota dan provinsi jambi yang peduli dengan nasib dan kesejahteraan tenaga honorer.
“Ucapan terima kasih kepada bapak Gubernur jambi atas dukungan atas terbentuknya mubes pertama kali ini” ujarnya.
Menyikapi hal ini gubernur jambi memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas upaya perjuangan seluruh komponen yang tergabung dalam aliansi ini.
“Kita akui peran dan tugas tenaga honorer, baik guru, tenaga teknis dan kesehatan ditengah masa Pademi sekarang sangatlah berat, mulai dari tenaga guru yang harus mengajar melalui online (daring) ditengah keterbatasan sinyal internet dan fasilitas pendukung yang kurang memadai, sedangkan tenaga teknis & kesehatan saling bekerjasama membantu pemeritah dalam hal menegakan protokoler kesehatan diera new normal saat ini”.
“Jadi ini adalah harapan dan impian mereka semua bagaimana pemerintah daerah dan provinsi bisa lebih memperhatikan nasib dan masa depan tenaga honorer, tentunya melalui wadah/forum yg akan dibentuk nanti bisa mengakomodir segala aspirasi tenaga honorer”.
“Insya Allah saya akan hadir dan membuka acara mubes secara resmi, saya berharap musyawarah ini dapat dikuti oleh seluruh perwakilan tenaga honorer dari kabupaten/kota dlm provinsi jambi”. Tambahnya.
Adapun Peserta Musyawarah Besar ke 1 Forum Honorer Provinsi Jambi terdiri dari TKK, TKS, Guru Honorer, Guru TK/PAUD, Operator Sekolah, Staf TU Perawat/Bidan/Dokter Honorer dan tenaga profesi lainnya yang belum menjadi ASN perwakilan tiap Kabupaten/Kota dalam Provinsi Jambi yang dibatasi hanya 100 orang saja mengingat saat ini masih dalam kondisi tatanan kehidupan baru (new normal) dalam upaya memutus mata rantai penularan wabah covid 19.
Setiap Kepala Daerah hanya dapat mengutus Tenaga Honorernya sebanyak 5 orang yang terdiri dari 1 orang perwakilan Tenaga Teknis, 1 orang perwakilan Tenaga Kesehatan, 3 orang perwakilan Tenaga Pendidik (SD, SMP dan SMA/SMK).
Sedangkan untuk Perwakilan dari Organisasi Keprofesian Honorer yang ada di Kabupaten/Kota dalam Provinsi Jambi hanya dapat mengutus anggotanya sebanyak 3 orang yang terdiri dari Ketua, Sekretaris dan Bendahara atau yang mewakili.(*/Din)
Discussion about this post