
RUBRIKJAMBI, Jakarta– Upaya percepatan pembangunan di Kabupaten Tebo terus dipacu. Dipimpin langsung oleh Bupati Tebo, jajaran Pemerintah Kabupaten Tebo melaksanakan kunjungan kerja bertajuk Roadshow Pembangunan ke Kantor Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Republik Indonesia di Jakarta, Senin (9/2/2026).
Dalam kunjungan strategis ini, Bupati didampingi oleh Wakil Bupati Tebo beserta seluruh jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kehadiran rombongan ini bertujuan untuk melakukan audiensi sekaligus menjemput dukungan pusat terhadap program-program prioritas yang telah dirancang untuk kepentingan masyarakat Tebo.
Fokus pada Infrastruktur dan Layanan Dasar
Dalam sesi audiensi tersebut, Bupati Tebo memaparkan dokumen usulan pembangunan yang mencakup berbagai sektor vital. Beliau menekankan bahwa usulan ini merupakan respon atas kebutuhan mendesak di lapangan guna mendongkrak ekonomi daerah.
Beberapa poin utama yang diusulkan antara lain:
Aksesibilitas: Peningkatan kualitas jalan dan pembangunan jembatan untuk memperlancar konektivitas antarwilayah.
Ketahanan Pangan: Pembangunan serta rehabilitasi jaringan irigasi pertanian guna mendukung produktivitas petani lokal.
Kesehatan: Revitalisasi Puskesmas dan penambahan fasilitas layanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).
Pendidikan: Perbaikan sarana dan prasarana pendidikan demi menciptakan SDM yang lebih unggul.
“Program-program yang kami usulkan hari ini adalah komitmen kami untuk memperkuat ketahanan pangan dan memastikan pelayanan dasar di bidang kesehatan serta pendidikan dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat,” ujar Bupati Tebo di hadapan jajaran pejabat Bappenas.
Roadshow ini menjadi langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Tebo dalam mengamankan alokasi anggaran pusat, baik melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun program strategis nasional lainnya.
Melalui koordinasi intensif ini, diharapkan pemerintah pusat memberikan atensi khusus sehingga berbagai kendala infrastruktur di Kabupaten Tebo dapat segera teratasi.
Langkah jemput bola ini dinilai krusial mengingat keterbatasan APBD daerah dalam mendanai seluruh proyek strategis secara mandiri. Dengan sinergi antara daerah dan pusat, Pemkab Tebo optimis target pembangunan tahun 2026 dapat terealisasi sesuai rencana
























Discussion about this post